Periksa Darah Di Apotik Budi Jalan Protokol Sentani Doyo
Apotik Budi. Dengan Alamat : Jalan protokol sentani - Doyo, sentani kota. Jayapura Papua.
Alhamdulillah malaria negatif. Sementara hasilnya begitu. Tapi badan masih lemas dan demam. Entah peradangan apa yang terjadi.
Anak-anak pada senang di ajak jalan. Begitu sampai di apotik, Kakak beradik itu malah heran lihat acara tivi. hehe
Memang sih, dirumah tidak ada tv yang di pajang, udah di musiumkan sejak si kakak mulai belajar jalan. Kasihan kakak, selalu salah megang ini megang itu dan jatuh. Emaknya lagi hamil besar, papanya cuek lebih sibuk sama hp nya. Akhirnya tv dipindahkan biar aman.
Mereka juga paling heboh pas dengar pesawat lewat. Suara gemuruh pesat kakak adik itu lari sambil berteriak, "cawaaaatttt......! cawat mak!" hehee.. oh anak-anakku sayang ???! satu waktu mama bawa kalian ke bandar udara sentani dan lihat pesawat lebih dekat lagi.
Kacau lagi si adek. Main kesamping apotik narik tanaman hias sampai tercabut. Adek lari, berganti sama kakak.
Paling menyenangkan main sama anak. Mereka sahabat yang paling setia. Aku berharap segera berbaikan pikiran dan perasaanku supaya lebih baik kedepannya.
Sebelum balik pulang, aku rencana dari semalam bertemu notaris hari ini. Setelah menghubungi pihak bank tentang biaya dan pinjaman. Bank siap membantu. Aku sedikit senang dan berpikir tentang masa depan. Tapi entahlah, kadang apa yang sudah aku tuliskan tidak berjalan semestinya. Keadaanku juga kurang sehat!
Sampai di notaris, sedikit bingung karena kurang konsentrasi. Kepala sedikit oleng mata berkunang. Tapi kurang lebih aku paham. Ada beberapa persyaratan yang harus aku kumpulkan. Rencananya besok disegerakan. Ya tergantung kondisi juga sih.
Akhirnya selesai perjalanan siang ini. Nunggu taksi ditemani gerimis. Anak-anak tetap semangat buat aku khawatir situasi pinggir jalan. 5 angkutan lewat baru ketemu yang kosong. Alhamdulillah nyampe rumah dan ketik tulisan ini. Semoga di berkahi Allah. Bismillah..

aku berharap tidak pernah sakit untuk membantu mereka. 😢
ReplyDelete